Tapak Dara

Mesothelioma Law Firm, Sell Annuity Payment Tuesday, April 21st, 2015 - Akar (Radix), Bunga (Flos), Daun (Folium)

Tapak dara merupakan tanaman hias yang sering kita jumpai dihalaman rumah. Tapak dara atau sering disebut dengan bunga tapak dara merupakan tanaman hias yang dapat tumbuh dimana saja. Tapak dara selain sebagai tanaman hias dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk berbagai penyakit. dari akar, daun hingga bagian bunga dapat digunakan untuk pengobatan alami.

Tapak Dara

Khasiat Tapak Dara

Tapakdara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapakdara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 cm ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau dipedesaan beriklim tropis.

Ciri-Ciri Tumbuhan Tapakdara

Tanaman tapak dara memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal.

Ciri-Ciri Tumbuhan Tapakdara

Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tapakdara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.

Komposisi Tapak dara

Dari akar, batang, daun hingga bunga Tapak dara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Antara lain vinkristin, vinrosidin, vinblastin dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid dari tapakdara.

Khasiat Tapak Dara

Manfaat Tapak Dara Untuk Mengobati Penyakit Secara Alami

  1. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
    1. Bahan: 15 – 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan
      Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring.
      Cara menggunakan: diminum tiap sore.
    2. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara
      Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring
      Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.
  2. Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
    1. Bahan: 10 – 16 lembar daun tapakdara
      Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
      Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.
    2. Bahan: 35 – 45 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras
      Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
      Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.
    3. Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapakdara
      Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas
      Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan.
  3. Leukimia
    Bahan: 20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras.
    Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  4. Asma dan bronkhitis
    Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara
    Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  5. Kurang darah
    Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih.
    Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam.
    Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.
  6. Luka bakar
    Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras.
    Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus.
    Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.
  7. Luka baru
    Bahan: 2 – 5 lembar daun tapakdara
    Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
    Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru.
  8. Tangan gemetar
    Bahan: 4 – 7 lembar daun tapakdara
    Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum biasa.
  9. Gondong, bengkak, bisul dan borok
    Bahan: 1 genggam daun tapakdara
    Cara membuat: ditumbuk halus.
    Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.
  10. Demam
    Bahan: 1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara
    Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas.
    Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.
  11. Radang Perut dan disentri
    Bahan: 15 – 30 gram daun tapakdara kering
    Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
    Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Tapak dara merupakan tanaman hias yang mudah tumbuh dan terkesan biasa sebagai tanaman hias, akan tetapi tapak dara memiliki khasiat dan penuh manfaat bagi pengobatan penyakit secara alami. Dari setiap bagian tanaman obat tapak dara ini dapat dijadikan sebagai obat herbal.

Leave a Reply