Sarang Semut

Mesothelioma Law Firm, Sell Annuity Payment Sunday, May 3rd, 2015 - Umbi (Tubera)

Sarang semut memiliki nama ilmiah myrmecodia pendans, yang berasal dari benalu kayu besi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Sarang semut ini berfungsi sebagai obat berbagai penyakit, dari penambah stamina, hingga penyakit kanker. Bentuknya mirip umbi, di bawah batang tanaman ada yang menggelembung. Sarang semut tumbuh di hutan liar pada umumnya sarang semut tumbuh menggantug atau meninpel di pohon. Sarang semut itu sebenarnya benalu, karena di dalamnya ada semacam labirin jadi ditinggali semut. Di dalamnya ada zat flavanoid dan tanin. Flavonoid berguna untuk pencegahan kanker.

Penyebaran Ekologi Sarang Semut

Penyebaran Ekologi Sarang Semut

Penyebaran tumbuhan sarang semut banyak ditemukan, mulai dari Semenanjung Malaysia hingga Filipina, Kamboja, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua, Papua Nugini, Cape York hingga Kepulauan Solomon. Di Propinsi Papua, tumbuhan sarang semut dapat dijumpai, terutama di daerah Pegunungan Tengah yaitu di hutan belantara Kabupaten Jayawijaya. Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Paniai. Secaa ekologi, tumbuhan sarang semut tersebar dari hutan bakau dan pohon-pohon di pinggir pantai hingga ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut (dpl). Tumbuhan sarang semut paling banyak ditemukan di padang rumput. Tumbuhan sarang semut jarang ditemukan di hutan tropis dataran rendah, tetapi lebuh banyak ditemukan di hutan dan daerah pertanian terbuka dengan ketinggian sekitar 600 m dpl.

Umbi Sarang Semut

Umbi tanaman sarang semut (Myrmecodia Sp) bisa dijadikan obat beberapa penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan daya tahan tubuh. Umbi tanaman sarang semut merupakan obat yang bersifat panasea. Artinya, umbi sarang semut dapat mengobati segala macam penyakit, mulai dari penyakit ringan seperti wasir dan rematik hingga penyakit berat, misalnya kanker payudara dan kanker prostat.

Umbi Sarang Semut

“Umbi tanaman sarang semut relatif mudah dibudidayakan karena bersifat epifit dengan tumbuh menempel pada tanaman inang, tetapi tidak menghisap sari makanan inangnya,” kandungan zat imunomodulator pada umbi tanaman sarang semut untuk mencari senyawa baru yang aman digunakan sebagai obat tradisional.

Tanaman Sarang Semut

Kandungan Tanaman Sarang Semut

Komposisi dan kandungan senyawa aktif tanaman sarang semut

  1. Energi Kkal/ 100 g 350,52
  2. Kadar air g/ 100 g 4,54
  3. Kadar abu g/100 g 11,13
  4. Kadar lemak g/ 100 g 2,64
  5. Kadar protein g/100 g 2,75
  6. Kadar karbohidrat g/100 g 78,94
  7. Tokoferol mg/100 g 31,34
  8. Total fenol g/100 g 0,25
  9. Kalsium (Ca) g/100 g 0.37
  10. Natrium (Na) mg/100 g 68,58
  11. Kalium (K) g/100 g 3,61
  12. Seng (Zn) mg/100 g 1,36
  13. Besi (Fe) mg/100 g 29,24
  14. Fosfor (P) g/100 g 0,99
  15. Magnesium (Mg) g/100 g 1,50

Seperti dalam tabel di atas tumbuhan sarang semut kaya akan antioksidan tokoferol (vitamin E) sekitar 313 ppm dan beberapa mineral penting untuk tubuh seperti kalsium, natrium, kalium, seng, besi, fosfor, dan magnesium.

Analisis antioksidan dari ekstrak kasar tumbuhan sarang semut dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) menunjukkan bahwa ekstrak tersebut memiliki aktivitas antioksidan sedang, yaitu diperoleh nilai IC50 sebesar 48,6 ppm. Sementara alfa­tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 diperoleh angka sebesar 5,1 ppm. IC50 merupakan konsentrasi dari antioksidan yang dapat meredam atau menghambat 50% radikal bebas. Semakin kecil nilai IC50 dari suatu antioksidan maka semakin kuat antioksidan tersebut. Alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas sebanyak 96% dan persentase inhibisi ini tetap konstan untuk konsentrasi­konsentrasi yang lebih tinggi dari 12 ppm.

Flavonoid merupakan golongan senyawa bahan alam dari senyawa fenolik yang banyak merupakan pigmen tumbuhan. Saat ini lebih dari 6.000 senyawa yang berbeda masuk ke dalam golongan flavonoid. Flavonoid merupakan bagian penting dari diet manusia karena banyak manfaatnya bagi kesehatan. Fungsi kebanyakan flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, memiliki hubungan sinergis dengan vitamin C (meningkatkan efektivitas vitamin C), antiinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.

Tanin merupakan astringen, polifenol tanaman berasa pahit yang dapat mengikat dan mengendapkan protein. Umumnya tanin digunakan untuk aplikasi di bidang pengobatan, misalnya untuk pengobatan diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir.

Khasiat Sarang Semut Dalam Pengobatan

Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan dari senyawa aktif dalam tanaman sarang semut yang berperan menaklukkan penyakit. Berikut  khasiat sarang semut dalam pengobatan :

1. Kanker Dan Tumor

Jenis-jenis kanker dan tumor, yang dapat diobati dengan sarang semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia).
Kemampuan sarang semut secara dalam pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksiapoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

2. Gangguan Jantung

Kemampuan sarang semut untuk mengobati gangguan jantung karena sarang semut memiliki kandungan multi-mineral sarang semut, terutama kalsium dan kalium.

3. Ambeien (Wasir)

Kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi dapat digunakan dalam pengobatan ambeien (wasir). Kedua golongan senyawa ini sering digunakan dalam pengobatan wasir.

4. Benjolan Dalam Payudara

Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Pengobatan serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan memanfaatkan kandungan flavonoid yang terkandung dalam sarang semut.

5. Gangguan Fungsi Ginjal Dan Prostat

Pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat menggunakan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam sarang semut.

6. Haid Dan Keputihan

Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid merupakan pemanfaatan kandungan flavonoid, tanin, terutama kalsium dan seng yang terdapat pada mineral sarang semut.

Leave a Reply