Cara Sembuhkan Dystonia Dengan Botox

Mesothelioma Law Firm, Sell Annuity Payment Saturday, November 18th, 2017 - Info Kesehatan

Mungkin mata Anda kedutan, itu sudah biasa. Tapi bagaimana apabila kedutan pada ujung mata baik ujung mata sebelah kanan maupun kedutan pada ujung mata sebelah kiri Anda tersebut sering datang secara tiba – tiba dan dalam jangka waktu yang cukup lama? Apalagi jika Anda sedang merasa tegang, stres maupun kecapaian. Maka mata Anda akan berkedip dengan hebat tanpa bisa dikontrol. Dan bisa dipastikan segala aktivitas yang sedang Anda lakukan pasti menjadi terganggu. Apa sebenarnya yang sedang terjadi?

cara sembuhkan dystonia dengan botox,botox,botok,gejala dystonia,penyebab dystonia,obat dystonia,kelainan otak,otak,mata,mata kedutan,manfaat botox,sehat dengan botox

Bisa jadi Anda menderita dystonia, yaitu gerakan otot yang diluar kendali tubuh kita. Serangan dystonia ini bisa dialami oleh semua orang. Dystonia ini sangat jarang menyerang anak – anak, namun ada juga remaja yang terkena dystonia karena faktor genetik. Dystonia umumnya menyerang mereka yang sudah berusia diatas 40 tahun.

PENYEBAB PENYAKIT DYSTONIA

Para ahli sangat yakin bahwa dystonia terjadi karena adanya kelainan di beberapa daerah di otak ( ganglia basalis, talamus, korteks serebri ) yaitu tempat beberapa pesan untuk memerintahkan kontraksi otot di otak. Diduga terdapat kerusakan pada kemampuan tubuh untuk mengolah sekumpulan bahan kimia yang sering disebut neurotransmiter, yang membantu sel – sel di dalam otak untuk berkomunikasi satu sama lain.

GEJALA PENYAKIT DYSTONIA

Gejala awal adalah mengalami kemunduran dalam menulis ( setelah menulis beberapa baris kalimat ), kram kaki, dan kecenderungan tertariknya salah satu kaki ke atas atau kecenderungan menyeret kaki setelah berjalan atau berlari pada jarak tertentu. Leher berputar atau tertarik diluar kesadaran penderita, terutama pada saat penderita merasa lelah. Tiba – tiba muncul gerakan – gerakan otot diluar kendali dan menyerang anggota tubuh seperti :

  • Kelopak mata berkedip – kedip ( blepharospasm )
  • Leher miring atau tengeng ( cervical dystonia )
  • Tenggorokan cegukan ( laryngeal dystonia )
  • Mulut kaku ( oromandibular dystonia )
  • Tangan dan jari kaku ( occupational cramps/writer’s cramp )
  • Pergelangan tangan dan siku tangan kaku ( limb dystonia )

Gejala lainnya adalah kesulitan berbicara atau kesulitan mengeluarkan suara. Gejala awalnya bisa sangat ringan dan baru dirasakan hanya setelah olah raga berat, stres atau karena lelah. Semakin lama gejala tersebut menjadi jelas dan menyebar serta tidak tertahankan.

PENGOBATAN PENYAKIT DYSTONIA

Untuk penderita dystonia bisa mengurangi gerakan – gerakannya dengan meminum obat penenang atau meminum obat antiepilepsi. Sayangnya obat yang diberikan ini terkadang dapat menimbulkan efek samping seperti mengantuk. Itu sebabnya salah satu upaya untuk meringankan penderita dystonia dokter menyuntikkan Botox ( Botulinum Toxim ) pada otot yang mengalami gangguan. Botox itu sendiri merupakan racun dari Botulinum yang ditemukan pada tahun 1827.

Racun yang terdapat dalam makanan busuk apabila dimakan dapat mengakibatkan sakit. Namun jika racun tersebut diproses sedemikian rupa bisa membantu penyembuhan gangguan pada otot. Penderita dystonia secara teoretis, tidak bisa sembuh. Jadi penderita harus terus meminum obat atau disuntik Botox setiap enam bulan sampai satu tahun sekali untuk menormalkan ototnya.

Leave a Reply